Tidak semua jenis lintah itu berbahaya

Lintah adalah salah satu jenis binatang yang masuk kedalam sub kelas Hirudinea dan dalam filum Annelida. Didunia ini terdapat banyak lintah dengan berbagai jenis yang berbeda beda, terdapat sekitar 600 macam jenis lintah yang sudah diteliti dan diberikan nama. Dan selain itu diperkirakan masih adalah jenis jenis lintah lain yang belum dikenali dan belum juga ditemukan.

Dari sekian banyaknya jenis lintah yang sudah ditemukan, mereka berhabitat ditempat yang berbeda beda. Ada yang berhabitat di laut, ada yang berhabitat didaratan, dan ada juga yang berhabitat disungai, rawa, danau atau tempat berair tawar lainnya.

Kebanyakan orang mengira bahwa hewan yang satu ini merupakan hewan yang sifatnya hanya sebagai pengganggu saja, pasalnya makanan dari hewan tersebut adalah darah. Untuk itulah banyak yang mengira lintah adalah hewan parasit saja, akan tetapi perlu anda ketahui bahwa ada beberapa jenis lintah yang bukan merupakan parasit, justru dia sangat berguna untuk berbagai terapi pengobatan baik yang menggunakan lintahnya ataupun minyak lintah yang dihasilkan dari lintah tersebut.

Hirudo Medicinalis

Seperti yang dibahas pada artikel diatas bahwa lintah mempunyai beragam jenis, sekitar 600 jenis yang sudah diteliti dan dikenali. Dari berbagai macam jenis tersebut ada beberapa dari mereka yang memiliki kegunaan, yaitu lintah dari jenis hirudo, hirudo troctina, hirudo verbana, hirudo orientalis dan hirudo medicinalis. Dari keempat jenis tersebut, yang paling sering digunakan dan dimanfaatkan adalah lintah hirudo medicinalis.

Lintah hirudo medicinalis merupakan lintah yang paling sering dimanfaatkan untuk terapi pengobatan yang dinamakan terapi sedot lintah. Terapi yang memanfaatkan lintah ini sudah sejak dahulu kala digunakan sebagai sarana pengobatan alternatif karena manfaatnya yang begitu besar. Namun karena kurangnya ilmu kedokteran dijaman dahulu terapi yang memanfaatkan lintah ini mulai ditinggalkan.

Dan pada akhirnya terapi yang memanfaatkan hewan lintah mulai dikenal lagi, dan sekitar tahun 1970-an terapi yang memanfaatkan lintah mulai digunakan kembali. Beberapa gangguan kesehatan yang sering antara lain masalah kelainan saraf, masalah kulit, masalah sakit gigi, dan bahkan masalah penyakit diabetes.

Hingga saat ini terapi yang memanfaatkan lintah hirudo medicinalis masih terus berjalan, semua itu karena jenis lintah tersebut mempunyai kandungan yang ada pada air liurnya. Air liur lintah tersebut terdapat kandungan protein serta zat hirudin yang mempunyai kegunaan untuk mengatasi masalah berbagai penyakit. Dan bahkan didunia medis modern seperti saat ini sering memanfaatkan salah satu kandungan yang dimilki hewan tersebut, yaitu adalah kandungan zat hirudin. Karena zat hirudin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah, untuk itu sering digunakan disaat operasi, karena dapat memperlancar peredaran darah pada pembuluh darah yang baru disambung.

Tidak hanya sampai disitu, sebenarnya manfaat yang dapat dihasilkan dari lintah hirudo medicinalis tidak hanya untuk kegunaan diatas, kandungan anti kolagen yang dimilikinya sering kali juga dimanfaatkan untuk bahan campuran pembuatan produk kosmetik kecantikan berupa cream wajah. Karena kandungan tersebut beguna untuk menunda tanda tanda penuaan dini seperti keriput, dan kisut kisut pada kulit wajah. Nah itulah sedikit pengetahuan singkat mengenai lintah hirudo medicinalis, semoga informasi diatas berguna untuk menambah wawasan yang bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *