Qualcomm Hadirkan Snapdragon 850 SoC Untuk Laptop Windows 10

Qualcomm menggandeng Microsoft di pembukaan tahun yang lalu sudah memproduksi platfrom Windows 10 on ARM, sajikan sistem sistem Windows 10 on ARM yang adalah OS Windows 10 spesial dalam gawai laptop dua in 1 dan tablet PC dengan SoC berbasis ARM64. Qualcomm ialah pembuat chipset SoC perdana yang sajikan Snapdragon 835 serupa SoC reference utk netbook dua in 1 dan tablet PC dengan Windows 10 on ARM, ialah SoC yang sama secara yang dimanfaatkan oleh smartphone, banyak penjaga kritisi hendak kurang bersaingnya performa dipadankan processor x86 Intel/AMD di dalam segment yang serupa.

Qualcomm selalu tdk tumbang utk laptop 2 in 1 dan tablet PC beserta menelurkan Snapdragon 850 yang diciptakan spesial dalam Windows 10 on ARM, janjikan sampai peningkatan prestasi tampil game hingga 30%, Gigabit LTE modem terintregrasi, semangat AI Engine berbasis DSP yang bisa dikenakan untuk kedepan, hadirkan prestasi sampai 3x lebih indah dipadankan CPU. serta layankan kecakapan tahan batterai sampai 25 jam pemakaian tipikal.

Pada spesifikasi diatas kertas, sajikan spesifikasi yang setengah tentu dengan Snapdragon 845, dibangun menggunakan fabrikasi 10nm daripada Samsung, hasilkan fabrikasi termaju utk saat ini, juga untuk CPU nya memakai Octa Core Kyro 385 CPU, dimana dibagi jadi Quad Core “Gold” secara Clock hingga 2. 8 Ghz serta Quad Core “Silver” untuk penggunaan rasio daya hadirkan 1. 8 Ghz. kedua CPU, dibantu teknologi ARM Dynamic IQ, ini akan berkerja simetris sesuai workload pengguna.

Dan untuk GPU yang dimanfaatkan menggunakan Adreno 630 beserta hadirkan performa bermain permainan hingga 30% lebih indah dibandingkan Snapdragon 835 sebelumnya. Mendukung Qualcomm® Snapdragon™ X20 LTE Modem, hadirkan prestasi Gigabit LTE dengan kesebatan hingga 1. 2 Gbps, dengan efisien karena telah terintregrasi dengan SoC.

Sebelumnya, Windows 10 on ARM dikritisi sebab hanya sajikan dukungan aplikasi Windows 32 bit saja melalui emulator, Microsoft berkerja keras utk selesaikan hal ini secara sajikan dukungan compiler dalam arsitektur ARM64 (yang dipakai CPU Kyro), untuk mengalokasikan aplikasi native yang berkerja dengan performa penuh, developer hanya perlu merecompile kembali berbarengan dengan versi IA32/AMD64 miliknya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *