BBM Premium Langka Di Jawa, Ada Apa Ya?

sewa mobil di malang murah

Pada saat ini memang kabar baik kita dengar di beberapa pelosok daerah dimana contohnya harga BBM di Papua misalnya, yang biasanya kisaran Rp. 60.000 ke atas, sekarang bisa dijangkau dengan harga yang hampir sama dengan di Jawa. Begitu pula dengan daerah-daerah lain di Indonesia seperti di Maluku, Kalimantan, dan-lain. BBM utamanya premium memang telah menjadi komponen utama bagi para pemilik kendaraaan, tidak hanya para penyedia sewa mobil di Malang murah saja, namun seluruh warga pada umumnya.

Namun akhir-akhir ini publik diperlihatkan dengan suguhan antrian yang mengular di beberapa spbu di Jawa dimana dikarenakan keterbatasan premium yang saat ini terjadi. Kebanyakan malah pertalite yang tersedia dijual di tempat-tempat tersebut.

Menyikapi hal ini, juru bicara Pertamina yang diwakili oleh Manager Komunikasi Arya Dwi Pramita, menyatakan bila untuk distribusi premium khususnya daerah Jawa, Madura dan Bali, Pertamina tidak diberikan tanggung jawab untuk mengatur distribusi. Sesuai perpres No. 191 2014, Pertamina hanya bertanggung jawab untuk wilayah-wilayah diluar 3 daerah tersebut.

Beliau juga menambahkan jarangnya premium tersedia di banyak SPBU di Jawa dikarenakan menurunnya penggunaan BBM jenis itu sejak tahun sebelumnya (2017). Dengan demikian, terlihat bila Pertamina hanya memasok BBM yang banyak dipakai oleh warga saja. Dengan adanya fakta ini, ketika ditanyakan apakah Pertamina merencanakan untuk tidak menyuplai Premium di semua wilayah? Beliau tidak menjawabnya dengan jelas. Dia menjawab dengan klise bila semua keputusan ada di tangan pemerintah.

Lalu, bagaimana dengan kehadiran Pertamini yang saat ini marak terlihat di hampir seluruh pelosok negeri ini? Padahal para pemasar eceran ini tidak memiliki standar dan kontrol yang jelas terkait takaran maupun harga yang di tetapkan.

Sorang pejabat lain dari Pertamina yaitu pak Indra Pratama menyatakan bila usaha-usaha penyecer itu memang telah menjadi dilema bagi mereka mengingat aturan baku dari pemerintah terkait usaha ini belum ada. Apakah para pengecer ini menjadi salah satu faktor dari kelangkaan premium saat ini? Belum ada data yang jelas terkait hal ini.

Menurut penuturan beliau, suatu badan usaha misal penjual BBM eceran paling tidak harus punya sertifikat, memiliki tempat menyimpan BBM, ada standar untuk pengujian kualitas, dan lain sebagainya. Pertamina menurutnya tidak bisa menertibkan hal itu bila pemerintah sendiri belum membuat aturan terkait sektor ini. Meskipun demikian, dia menyatakan bila Pertamina telah mengkoordinasikan hal ini dengan pemerintah, namun belum ada hasil konkrit hingga kini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *