Bagaimana Teknologi Memengaruhi Anak-Anak

Bagaimana Teknologi Memengaruhi Anak-AnakSelama beberapa dekade terakhir, teknologi telah benar-benar mengubah setiap aspek masyarakat kita, mulai dari cara kita bekerja hingga cara kita bersosialisasi dan hal lain di antaranya. Teknologi telah membantu manusia dengan banyak kemajuan dan kenyamanan, tetapi juga menghadirkan beberapa konsekuensi buruk bagi anak-anak kita. Teknologi memang memiliki banyak manfaat untuk belajar, tetapi bisa juga memiliki banyak efek negatif dalam perkembangan seorang anak. Beberapa dekade yang lalu, anak-anak biasa bermain di luar sepanjang hari, mengendarai sepeda, bermain olahraga, dan bersosialisasi dengan anak-anak lain. Mereka adalah tuan dari permainan imajiner mereka sendiri. Saat ini, anak-anak berumur 2 tahun dapat terlihat menonton kartun atau bermain dengan ponsel.

Perbedaan besar dalam cara anak-anak hidup hari ini adalah mereka tidak mendapat cukup olahraga. Perangkat seperti komputer, ponsel pintar, dan televisi mendorong mereka untuk tidak aktif daripada pergi ke luar dan bermain dengan anak-anak lain. Selain tidak cukup berolahraga, banyak anak tidak mengalami manfaat menghabiskan waktu di luar rumah karena mereka sangat bergantung pada teknologi untuk tujuan hiburan. Menghabiskan waktu di luar memiliki banyak efek positif pada tubuh – itu memberikan paparan sinar matahari yang memasok tubuh dengan vitamin D, yang membantu melawan infeksi dan menjaga kulit tetap sehat. Penelitian baru menunjukkan bahwa layar dari tablet dan ponsel pintar memancarkan cahaya biru berbahaya yang dapat menyebabkan sakit kepala, mata tegang dan mata yang teriritasi pada anak-anak.

Selain itu, seorang anak yang menggunakan perangkat secara berlebihan dapat menjadi terisolasi dan gagal mengembangkan keterampilan komunikasi normal seperti memulai percakapan, mendengarkan, atau melakukan kontak mata. Tidak hanya itu bisa berdampak negatif pada pengembangan keterampilan sosial, itu juga dapat mempengaruhi kesehatan mental anak. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang menggunakan internet secara teratur dan bermain video game menunjukkan lebih banyak kecemasan dan depresi.

Penting untuk bersatu dan membantu masyarakat memperhatikan teknologi efek yang menghancurkan pada anak-anak kita, tidak hanya pada kesehatan fisik, psikologis, dan perilaku mereka, tetapi juga pada kemampuan mereka untuk belajar dan mempertahankan hubungan pribadi dan keluarga. Penting juga untuk mendorong anak-anak berolahraga, menghabiskan waktu di luar rumah, atau bersosialisasi dengan teman-teman dalam kehidupan nyata daripada online. Jika anak-anak ditunjukkan lebih banyak dukungan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat daripada penggunaan teknologi, mereka akan lebih nyaman melakukan kegiatan di luar ruangan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *